Lho, Mbak mawar kok pergi???

21 Jul 2008

Mbak mawar yang kukenal sebagai sosok seorang yang rajin mengerjakan tugas2nya, tiba2 dikabarkan telah pergi meninggalkan kosku. Padahal pagi itu aku masih melihatnya mengerjakan tugas rutinnya, kemudian aku tinggal ke kampus. Biasanya mbak mawar kalo ndak ada kerjaan dia akan berada di depan TV menonton acara kesukaanya ato kalo tidak dia akan menyapu di depan kosan ketika sore menjelang. Tapi setelah aku kembali ke kos sampe malam harinya aku pun belum melihatnya lagi. Aneh memang, karena kebiasaan mbak mawar memelototi sinetron ketika pukul 6 sore tet tak tampak hari itu. Tak terdengar suara2 sinetron yang rajin diikutinya seperti Cinta Bunga, Suci, Celsea, Cerita SMA, Munajah cinta, Cinta Fitri dan masih banyak lagi sinetron kesukaannya yang aku nggak ngerti kenapa kok dia suka tenan liat tu sinetron nggak jelas. Tapi yah..itu lah yang buat aku kangen sama mbak mawar. Ruang TV sepi tanpa mbak mawar. Biasanya aku suka nemenin dia nonton sinetron sambil maem malem meskipun itu terpaksa karena aku sebenere ndak suka2 bgt sama sinetron. Karena penasaran, aku jadinya tanya salah seorang mbak kosku tentang keberadaan mbak mawar, dan jawabanya sungguh mengejutkan. Mbak kos bilang mbak mawar udah pulang dan nggak akan mbalik lagi. Aku kaget juga turut sedih kok mbak mawar ndak pamit aku dulu ya. Dan ternyata yang lebih bikin aku kaget lagi adalah kabar kepergian mbak mawar bukan tanpa pamit melainkan diusir!!!Opss..
Why?Kenapa?Ono opo?
Menurut kabar yang aku dengar, katanya mbak mawar diusir ndak lama setelah dia minta kenaikan gaji kepada yang punya kosan. Tapi yang punya kosan ndak setuju kalo gajinya mbak mawar dinaikan dan malah menuduh hal2 yang nggak jelas ke mbak mawar. Dia di tuduh telah menginapkan seorang cowok di kosan pada suatu malam dan kepergok sama warga. Padahal baik aku maupun mbak kos yang lain percaya mbak mawar ndak pernah melalukan hal itu. Tidak ada bukti pula. Mungkin cuma alasan yang dibuat si yang punya kosan untuk menyalahi mbak mawar. Dari kejadian kecil “memohon kenaikan gaji” itulah yang kemudian berujung pada “pengusiran dan tuduhan” nggak jelas itu. Aku justru kasihan sama mbak mawarnya..kayaknya dia sakit bgt dituduh kayak gitu. Sementara niatan awalnya adalah meminta haknya kan??emang ada yang salah??
Sejak mbak mawar meninggalkan kosan sebulan yang lalu tuduhan masih aja di lontarkan dari si yang punya kosan. Mbak kos pernah komplain tentang kehilangan sebuah barangnya, lalu oleh si yang punya kosan menuduh mbak mawar yang ngambil. Kebangetan!
Aku jadi sedih mbak mawar nggak disini lagi. Aku jadi musti nyuci sendiri lagi. Padahal kalo ada mbak mawar setidaknya seminggu sekali aku akan menyuruhnya mencucikan pakaianku dan aku akan membayarnya setelah semua cucianku kering. Aku jadi kehilangan seseorang yang kusuruh untuk membangunkanku setiap pagi. Ia juga kadang mengingatkanku untuk membersihkan kipas anginku yang penuh dengan debu. Bahkan aku ingat ketika aku beres2 kamar, mbak mawar nggak segan membantuku membersihkan debu2 itu dari kipas angin. Mungkin karena nggak tahan liatnya ato karena getun sama aku yang males bgt mbersihinnya. Aku juga tidak bisa mendengar mbak mawar nyanyi dangdut lagi di pagi hari. Hmm..btw, suaranya enak juga lho!Mbak ikutan stardut aja mbak sapa tau bisa terkenal dan lebih kaya dari yang punya kosan!Hahahaha..^_~
Kalo malem minggu, mbak mawar suka ke pasar malem di gebang. Pernah suatu hari, dia menunjukkan semua barang2 yang dia beli diantaranya sabuk, topi, jepit rambut, sampe nggak lupa beliin baju buat anak semata wayangnya yang aku tahu bernama diva. Dia mengeluh karena uangnya habis di buat belanja. Wah serasa belanja di mall ya mbak?!
Mbak mawar..apa kabarmu disana?kerja apa sekarang?
Ku doakan mbak disana sehat dan bahagia selalu yah. Sing sabar mbak menghadapi cobaan ini. Mungkin diluar mbak menemukan rejeki yang lebih baik. Hati2 mbak, salam buat anak dan keluarga tercinta.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post